- by admin
- 0
- Posted on
Menguasai Tema 5: Ekosistem – Panduan Lengkap Contoh Soal UAS Tematik Kelas 5 Semester 1
Menjelang akhir semester, para siswa kelas 5 Sekolah Dasar bersiap menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS). Salah satu mata pelajaran penting yang sering diujikan adalah Tematik. Di semester 1, tema yang menjadi fokus utama adalah Tema 5: Ekosistem. Memahami konsep-konsep ekosistem, interaksi di dalamnya, serta dampaknya terhadap lingkungan adalah kunci keberhasilan dalam UAS.
Artikel ini akan membimbing Anda melalui berbagai jenis contoh soal UAS Tematik Tema 5 Kelas 5 Semester 1. Kami akan mengupas tuntas berbagai tipe soal, mulai dari pilihan ganda, isian singkat, hingga uraian, lengkap dengan penjelasan dan kunci jawaban. Tujuannya adalah agar siswa tidak hanya hafal materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menjawab soal-soal yang bervariasi.
Mengapa Tema 5: Ekosistem Penting?
Tema Ekosistem membekali siswa dengan pemahaman mendasar tentang bagaimana komponen biotik (makhluk hidup) dan abiotik (benda tak hidup) saling berinteraksi dan membentuk suatu kesatuan yang harmonis di alam. Materi ini mencakup berbagai aspek penting seperti:
- Jenis-jenis Ekosistem: Darat (hutan, padang rumput, gurun) dan perairan (laut, sungai, danau).
- Komponen Ekosistem: Produsen, konsumen (primer, sekunder, tersier), dan dekomposer.
- Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan: Aliran energi dalam ekosistem.
- Hubungan Antar Komponen Ekosistem: Simbiosis (mutualisme, komensalisme, parasitisme), persaingan, predasi.
- Dampak Manusia terhadap Ekosistem: Pelestarian dan kerusakan lingkungan.
Dengan pemahaman yang kuat tentang poin-poin di atas, siswa akan lebih mudah menjawab berbagai jenis soal UAS.
Struktur Umum Soal UAS Tematik Tema 5
Soal UAS Tematik biasanya dirancang untuk menguji pemahaman siswa secara holistik, menggabungkan berbagai mata pelajaran dalam satu tema. Untuk Tema 5, Anda akan menemukan soal-soal yang terkait dengan:
- Bahasa Indonesia: Memahami teks bacaan tentang ekosistem, menentukan ide pokok, menyimpulkan isi bacaan.
- IPA (Sains): Menjelaskan komponen ekosistem, rantai makanan, jenis-jenis ekosistem, proses alam.
- IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial): Dampak kegiatan manusia terhadap ekosistem, pelestarian lingkungan.
- Matematika: Kadang-kadang diselipkan soal cerita sederhana yang berhubungan dengan data ekosistem (misalnya, jumlah populasi).
- PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan): Nilai-nilai yang terkandung dalam menjaga kelestarian ekosistem.
Mari kita mulai dengan contoh-contoh soal.
Bagian 1: Soal Pilihan Ganda
Soal pilihan ganda adalah jenis soal yang paling umum. Tujuannya adalah menguji pemahaman siswa terhadap konsep-konsep dasar.
Contoh Soal 1 (IPA)
Di sebuah hutan hujan tropis, terdapat pohon mangga, ulat, burung, dan ular. Urutan rantai makanan yang tepat dari organisme tersebut adalah…
A. Ulat → Pohon Mangga → Burung → Ular
B. Pohon Mangga → Ulat → Burung → Ular
C. Burung → Ular → Pohon Mangga → Ulat
D. Ular → Burung → Ulat → Pohon Mangga
Penjelasan:
Soal ini menguji pemahaman tentang rantai makanan. Pohon mangga adalah produsen (menghasilkan makanan sendiri). Ulat adalah konsumen primer (memakan produsen). Burung adalah konsumen sekunder (memakan konsumen primer). Ular adalah konsumen tersier (memakan konsumen sekunder). Oleh karena itu, urutan yang benar adalah Pohon Mangga → Ulat → Burung → Ular.
Kunci Jawaban: B
Contoh Soal 2 (IPA)
Jamur dan bakteri yang bertugas menguraikan sisa-sisa organisme mati disebut…
A. Produsen
B. Konsumen
C. Dekomposer
D. Herbivora
Penjelasan:
Soal ini menguji pemahaman tentang peran komponen ekosistem. Dekomposer (pengurai) memiliki peran vital dalam mendaur ulang nutrisi dari organisme mati kembali ke lingkungan.
Kunci Jawaban: C
Contoh Soal 3 (Bahasa Indonesia)
Bacalah teks berikut dengan saksama!
"Sungai Citarum merupakan salah satu sungai terpanjang di Indonesia. Namun, saat ini sungai tersebut menghadapi masalah pencemaran yang serius akibat limbah industri dan rumah tangga. Banyak ikan yang mati dan ekosistem sungai menjadi terganggu. Pemerintah bersama masyarakat sedang berupaya melakukan pemulihan sungai."
Ide pokok dari paragraf tersebut adalah…
A. Panjangnya Sungai Citarum.
B. Masalah pencemaran Sungai Citarum.
C. Upaya pemulihan Sungai Citarum.
D. Jenis limbah yang mencemari sungai.
Penjelasan:
Ide pokok adalah gagasan utama yang dibahas dalam sebuah paragraf. Paragraf ini secara keseluruhan berfokus pada masalah pencemaran yang dihadapi Sungai Citarum, meskipun menyebutkan panjangnya sungai dan upaya pemulihan sebagai bagian dari konteks.
Kunci Jawaban: B
Contoh Soal 4 (IPS)
Penebangan hutan secara liar dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan, kecuali…
A. Hilangnya habitat hewan.
B. Meningkatnya curah hujan.
C. Terjadinya banjir dan longsor.
D. Erosi tanah.
Penjelasan:
Soal ini menguji pemahaman tentang dampak aktivitas manusia terhadap ekosistem. Penebangan hutan secara liar merusak keseimbangan alam. Meningkatnya curah hujan bukanlah akibat langsung dari penebangan hutan; justru, hilangnya pepohonan dapat mengganggu siklus air dan berpotensi mengurangi curah hujan di suatu wilayah dalam jangka panjang, serta meningkatkan risiko kekeringan.
Kunci Jawaban: B
Contoh Soal 5 (PPKn)
Salah satu bentuk kewajiban kita sebagai warga negara dalam menjaga kelestarian ekosistem adalah…
A. Membuang sampah sembarangan.
B. Melakukan reboisasi atau penanaman kembali hutan.
C. Menggunakan sumber daya alam secara berlebihan.
D. Memburu hewan langka untuk dijadikan koleksi.
Penjelasan:
Soal ini berkaitan dengan tanggung jawab dan kewajiban warga negara dalam menjaga lingkungan. Reboisasi adalah tindakan nyata untuk melestarikan hutan. Pilihan A, C, dan D merupakan contoh perilaku yang merusak lingkungan.
Kunci Jawaban: B
Bagian 2: Soal Isian Singkat
Soal isian singkat membutuhkan jawaban yang lebih spesifik dan ringkas, menguji kemampuan siswa dalam mengingat fakta dan istilah penting.
Contoh Soal 6 (IPA)
Ekosistem yang terbentuk di perairan laut yang luas disebut ekosistem __.
Penjelasan:
Pertanyaan ini menanyakan nama spesifik untuk ekosistem laut.
Jawaban: Laut
Contoh Soal 7 (IPA)
Hubungan antara dua jenis makhluk hidup yang saling menguntungkan disebut __.
Penjelasan:
Ini adalah definisi dari salah satu jenis simbiosis.
Jawaban: Simbiosis mutualisme
Contoh Soal 8 (Bahasa Indonesia)
Dalam sebuah bacaan tentang ekosistem padang rumput, kalimat utama yang menyatakan gagasan pokok paragraf disebut juga kalimat __.
Penjelasan:
Soal ini menguji pemahaman tentang istilah dalam struktur paragraf.
Jawaban: Kalimat topik (atau kalimat pokok)
Contoh Soal 9 (IPS)
Hewan yang memakan tumbuhan disebut konsumen __.
Penjelasan:
Pertanyaan ini menguji pemahaman tentang tingkatan konsumen dalam rantai makanan.
Jawaban: Primer (atau Herbivora)
Contoh Soal 10 (IPA)
Component abiotik dalam ekosistem antara lain adalah air, udara, dan __.
Penjelasan:
Soal ini meminta contoh komponen abiotik lainnya selain air dan udara.
Jawaban: Tanah (atau Cahaya matahari, Suhu, Batuan, dll.)
Bagian 3: Soal Uraian/Esai Singkat
Soal uraian membutuhkan penjelasan yang lebih mendalam dan terstruktur. Siswa perlu menunjukkan pemahaman konsep secara utuh dan mampu mengartikulasikannya.
Contoh Soal 11 (IPA)
Jelaskan perbedaan antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan! Berikan contoh sederhana untuk masing-masing!
Penjelasan:
Soal ini meminta siswa untuk mendefinisikan dua konsep yang saling terkait tetapi berbeda, serta memberikan ilustrasi konkret.
- Rantai Makanan: Urutan makan-memakan antara makhluk hidup yang lebih sederhana dan linier, menunjukkan aliran energi tunggal.
- Contoh: Rumput → Belalang → Katak → Ular
- Jaring-jaring Makanan: Kumpulan dari beberapa rantai makanan yang saling berhubungan, menunjukkan aliran energi yang lebih kompleks dan beragam dalam suatu ekosistem.
- Contoh: Rumput dimakan belalang dan kelinci. Belalang dimakan katak dan burung. Kelinci dimakan rubah. Katak dimakan ular dan elang. Burung dimakan elang. Ular dimakan elang.
Contoh Jawaban (Siswa diharapkan menjawab dengan kalimat lengkap):
Perbedaan utama antara rantai makanan dan jaring-jaring makanan adalah tingkat kerumitannya. Rantai makanan menggambarkan aliran energi yang tunggal dan linier dari satu organisme ke organisme lain. Misalnya, dalam ekosistem sawah, rantai makanannya bisa jadi padi dimakan tikus, tikus dimakan ular, dan ular dimakan elang. Sementara itu, jaring-jaring makanan adalah gabungan dari beberapa rantai makanan yang saling terhubung. Dalam ekosistem yang sama, padi tidak hanya dimakan tikus, tetapi juga belalang. Tikus tidak hanya dimakan ular, tetapi juga burung hantu. Hal ini menunjukkan bahwa satu jenis makanan dapat dimakan oleh lebih dari satu jenis hewan, dan satu jenis hewan dapat memakan lebih dari satu jenis makanan, sehingga membentuk jaringan yang kompleks.
Contoh Soal 12 (Bahasa Indonesia)
Bacalah kembali teks tentang Sungai Citarum (pada Contoh Soal 3). Berdasarkan teks tersebut, menurutmu mengapa pencemaran sungai menjadi masalah yang serius bagi ekosistem? Jelaskan dampaknya!
Penjelasan:
Soal ini meminta siswa untuk menganalisis informasi dari teks dan menjelaskan implikasi dari masalah yang disebutkan.
- Mengapa serius: Karena mengganggu keseimbangan ekosistem, membahayakan kehidupan organisme di dalamnya, dan berdampak pada manusia.
- Dampak:
- Mati organisme akuatik (ikan, udang, dll.).
- Hilangnya keanekaragaman hayati di sungai.
- Air menjadi tidak layak konsumsi dan sanitasi.
- Penyebaran penyakit.
- Gangguan pada siklus air.
Contoh Jawaban (Siswa diharapkan menjawab dengan kalimat lengkap):
Pencemaran sungai menjadi masalah yang serius karena mengganggu keseimbangan alam dan mengancam kelangsungan hidup berbagai organisme yang bergantung pada sungai. Dalam teks disebutkan bahwa banyak ikan yang mati akibat pencemaran. Ini menunjukkan bahwa ekosistem sungai menjadi rusak. Dampak lain dari pencemaran sungai adalah hilangnya keanekaragaman hayati, karena banyak jenis tumbuhan air dan hewan akuatik lainnya yang tidak dapat bertahan hidup di lingkungan yang tercemar. Selain itu, air sungai yang tercemar juga tidak aman untuk digunakan oleh manusia untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, memasak, atau irigasi, sehingga dapat menyebabkan masalah kesehatan masyarakat.
Contoh Soal 13 (IPS)
Sebutkan tiga contoh kegiatan manusia yang dapat merusak ekosistem dan jelaskan mengapa kegiatan tersebut merusak!
Penjelasan:
Soal ini meminta siswa untuk mengidentifikasi tindakan manusia yang berdampak negatif pada lingkungan dan menjelaskan alasannya.
- Contoh Kegiatan Merusak:
- Membuang sampah ke sungai: Menyumbat aliran air, mencemari air, membahayakan ikan.
- Membakar hutan: Menghancurkan habitat hewan, menghilangkan paru-paru dunia, menyebabkan polusi udara.
- Menggunakan pestisida berlebihan: Meracuni organisme tanah, membunuh serangga bermanfaat, mencemari tanah dan air.
- Membangun pabrik tanpa pengolahan limbah: Mencemari air dan udara dengan limbah berbahaya.
- Penjelasan Mengapa Merusak: Siswa perlu menghubungkan kegiatan dengan dampak negatifnya pada komponen biotik dan abiotik.
Contoh Jawaban (Siswa diharapkan menjawab dengan kalimat lengkap):
Tiga contoh kegiatan manusia yang dapat merusak ekosistem adalah:
- Membuang sampah sembarangan ke sungai: Kegiatan ini merusak ekosistem sungai karena sampah yang menumpuk dapat menyumbat aliran air, menyebabkan banjir, dan mencemari air. Zat-zat berbahaya dari sampah dapat meracuni ikan dan organisme air lainnya, bahkan menyebabkan kematian massal.
- Menebang pohon di hutan secara liar: Penebangan hutan menyebabkan hilangnya habitat bagi berbagai jenis hewan, sehingga banyak hewan yang kehilangan tempat tinggal dan sumber makanan. Selain itu, pohon berfungsi menjaga struktur tanah dan menyerap air. Tanpa pohon, tanah mudah tererosi dan rentan terjadi banjir serta tanah longsor.
- Menggunakan pupuk kimia dan pestisida secara berlebihan: Penggunaan bahan kimia ini dalam jangka panjang dapat merusak kesuburan tanah dan mencemari air tanah serta sungai. Pestisida dapat membunuh serangga yang bermanfaat bagi penyerbukan tanaman dan juga dapat meracuni hewan lain yang tidak menjadi target.
Contoh Soal 14 (IPA/Bahasa Indonesia)
Buatlah sebuah diagram sederhana yang menggambarkan rantai makanan di ekosistem sawah. Tentukan produsen, konsumen I, konsumen II, dan konsumen III dalam rantai makanan tersebut!
Penjelasan:
Soal ini menguji pemahaman konsep rantai makanan dalam konteks spesifik dan kemampuan menyajikannya dalam bentuk diagram.
- Ekosistem Sawah: Padi (produsen), Tikus/Belalang (konsumen I), Ular/Katana (konsumen II), Elang/Burung Hantu (konsumen III).
- Diagram: Menggunakan panah untuk menunjukkan aliran energi.
Contoh Jawaban (Diagram akan digambar oleh siswa):
Rantai Makanan di Ekosistem Sawah
-
Produsen: Padi
(Padi adalah tumbuhan yang menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis.) -
Konsumen I (Herbivora): Tikus
(Tikus memakan padi.)
(Panah: Padi → Tikus) -
Konsumen II (Karnivora/Omnivora): Ular
(Ular memakan tikus.)
(Panah: Tikus → Ular) -
Konsumen III (Karnivora): Elang
(Elang memakan ular.)
(Panah: Ular → Elang)
Diagram Sederhana:
Padi → Tikus → Ular → Elang
Contoh Soal 15 (PPKn/IPS)
Mengapa menjaga keseimbangan ekosistem penting bagi kelangsungan hidup manusia? Jelaskan minimal dua alasan!
Penjelasan:
Soal ini meminta siswa untuk menghubungkan pentingnya ekosistem dengan keberlangsungan hidup manusia, membutuhkan pemikiran kritis.
- Alasan:
- Sumber Kebutuhan Pokok: Manusia membutuhkan sumber daya alam dari ekosistem seperti makanan (dari tumbuhan dan hewan), air bersih, udara bersih, dan bahan baku untuk sandang, papan, dan obat-obatan. Keseimbangan ekosistem memastikan ketersediaan sumber daya ini.
- Pengendalian Bencana Alam: Ekosistem yang seimbang seperti hutan dan lahan basah berperan sebagai penyerap air, mencegah erosi, dan mengurangi risiko banjir serta tanah longsor. Gangguan pada ekosistem dapat meningkatkan frekuensi dan keparahan bencana alam yang merugikan manusia.
- Kesehatan Lingkungan: Ekosistem yang sehat menyediakan udara bersih, air bersih, dan lingkungan yang nyaman. Gangguan pada ekosistem dapat menyebabkan polusi dan penyebaran penyakit.
Contoh Jawaban (Siswa diharapkan menjawab dengan kalimat lengkap):
Menjaga keseimbangan ekosistem sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia karena beberapa alasan. Pertama, ekosistem yang seimbang menyediakan sumber daya alam yang vital bagi kehidupan manusia. Kita mendapatkan makanan dari tumbuhan dan hewan yang hidup di ekosistem, air bersih dari siklus air yang diatur oleh alam, serta udara bersih yang dihasilkan oleh tumbuhan. Tanpa ekosistem yang seimbang, ketersediaan sumber daya ini akan terancam. Kedua, ekosistem yang sehat berfungsi sebagai pengatur alam yang dapat mencegah bencana. Misalnya, hutan yang lebat dapat menyerap air hujan sehingga mencegah banjir dan tanah longsor. Jika hutan dirusak, maka risiko bencana alam akan meningkat dan membahayakan keselamatan manusia.
Tips Menghadapi UAS Tematik Tema 5:
- Pahami Konsep Dasar: Pastikan Anda benar-benar mengerti apa itu ekosistem, komponennya, dan interaksinya.
- Baca Teks dengan Cermat: Untuk soal Bahasa Indonesia, fokus pada ide pokok, kalimat utama, dan informasi penting lainnya.
- Pelajari Rantai Makanan dan Jaring-jaring Makanan: Ini adalah konsep kunci dalam Tema 5. Latihan membuat diagram dan mengidentifikasi peran organisme.
- Perhatikan Hubungan Antar Komponen: Pahami berbagai jenis simbiosis dan dampaknya.
- Pahami Dampak Manusia: Ingat contoh-contoh kegiatan manusia yang merusak dan melestarikan lingkungan.
- Latihan Soal Beragam: Kerjakan berbagai jenis soal (pilihan ganda, isian, uraian) untuk melatih kemampuan menjawab.
- Baca Ulang Jawaban: Setelah selesai, baca kembali jawaban Anda untuk memastikan tidak ada kesalahan penulisan atau kelalaian.
Penutup
Dengan mempelajari contoh-contoh soal dan memahami penjelasannya, siswa diharapkan dapat lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi UAS Tematik Tema 5: Ekosistem. Ingatlah bahwa pemahaman mendalam terhadap materi adalah kunci utama, bukan sekadar menghafal. Selamat belajar dan semoga sukses!
